Penjual Hewan Kurban Harus Kantongi Persyaratan dari Pemkot Tangsel
Tangerang - Pusat kesehatan hewan (Puskeswan) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah memutuskan jalur kehadiran hewan kurban dari beragam wilayah yang hendak masuk ke daerah itu. Cara barusan susul jumlahnya peternak yang jual sapi dan kambing untuk beribadah berkurban saat Idul Adha 1443 Hijriah. Agen Slot Terpercaya
Kepala Puskeswan Tangsel, drh. Pipit Surya Yuniar, menjelaskan, tiap pelapak hewan kurban di Tangsel, harus penuhi syarat saat akan datangkan hewan kurbannya untuk dipasarkan kembali lagi ke warga.
Situs Judi Slot Paling Gacor Gampang Menang
"Berkaitan kurban, administrasinya kita tertibkan . Maka jika ada hewan ternak masuk di luar, harus ada surat info memasukkan (SKM) dari kami dan SKHH dari wilayah asal," papar Pipit, Jumat (10/6/2022).
Nanti, syarat datangkan hewan kurban itu, akan dicheck langsung oleh petugas puskeswan bersama kader peternakan yang berada di 54 daerah kelurahan di Tangsel.
"Pengecekan kesehatan hewan itu kan dari wilayah asal. Bisa jadi di situ sehat, di sini diperjalanan sakit. Karena itu di lapak-lapak kita periksa kembali kesehatan dengan 54 kader peternakan yang diikutsertakan di 54 kelurahan," ucapnya.
Dengan menjalarnya PMK sekarang ini, warga disuruh tak perlu terlampau mencemaskan, karena penyebaran PMK tidak bisa ditransmisikan ke manusia.
"Jika ternak kurban yang kita cermati sebetulnya antraks, tetapi antraks tidak seperti virus . Maka ia bakteri dan sulit menyebar, sehingga ia lebih gampang pengaturan," katanya.

Komentar
Posting Komentar